Tanda Rem Tangan Mobil Bekas Sudah Blong: Mobil Tetap Perosot Pas Parkir di Tanjakan dan Tuas Diangkat Terlalu Tinggi

by | Aug 14, 2026 | Tips Service Mobil | 0 comments

Pemeriksaan sistem rem parkir (parking brake) atau rem tangan merupakan hal krusial yang tidak boleh terlewatkan saat kamu menginspeksi mobil bekas. Rem tangan berfungsi untuk menahan posisi kendaraan agar tetap diam saat berhenti di jalan menanjak atau menurun, serta mencegah stres berlebih pada mekanisme transmisi (pembatas parkir matik).

Namun, akibat kawat seling yang mengendor, keausan kampas rem tromol/cakram belakang, atau stelan gigi ratchet yang sudah aus, daya cengkeram rem parkir bisa melemah. Akibatnya, mobil berisiko bergerak sendiri saat diparkir dan membahayakan lingkungan sekitar.

Inspektor mengecek ketinggian tuas rem tangan dan menguji ketahanan rem parkir di area miring untuk melacak tanda rem tangan mobil bekas sudah blong.

Indikasi Utama Tanda Rem Tangan Mobil Bekas Sudah Blong

Kamu bisa menguji keandalan rem tangan pada mobil seken ini dengan sangat mudah. Selain itu, kamu dapat mencermati beberapa tanda fisik dan respons mekanis berikut:

1. Tuas Rem Tangan Harus Diangkat Sangat Tinggi Hingga Terdengar Banyak Klik

Pertama, tarik tuas rem tangan dari posisi bawah hingga mengunci sempurna. Jika tuas harus ditarik sangat tinggi hingga mendekati posisi tegak dan terdengar lebih dari 7–9 bunyi “klik”, kawat seling rem (parking brake cable) sudah mulur atau kendur. Oleh sebab itu, tarikan tuas gagal menekan kampas rem belakang secara optimal.

2. Mobil Masih “Ngederek” atau Perosot Pas Parkir di Tanjakan

Selanjutnya, posisikan mobil di tanjakan atau turunan yang cukup miring, tarik rem tangan hingga maksimal, lalu lepas pijakan pedal rem secara perlahan. Apabila mobil masih bergerak atau merosot sedikit demi sedikit, cengkeraman kampas rem belakang sudah habis. Dampaknya, rem tangan tidak mampu menahan beban bobot kendaraan.

3. Mobil Masih Bisa Melaju Pelan Padahal Rem Tangan Sudah Ditarik

Di samping itu, coba masukkan gigi 1 (atau posisi D pada mobil matik), tarik rem tangan penuh, lalu lepas pedal rem perlahan tanpa menginjak gas. Jika mobil masih sanggup merayap maju dengan mudah tanpa ada tahanan kuat dari roda belakang, mekanis penarik rem tangan sudah tidak berfungsi atau blong total.

Pemeriksaan ketebalan kampas rem belakang dan kekencangan kawat seling yang menjadi tanda rem tangan mobil bekas sudah blong.

Bahaya Mengabaikan Rem Tangan yang Blong

Membiarkan masalah pada rem tangan sangat membahayakan keselamatan barang dan jiwa. Sebab, jika kamu memarkir kendaraan di area miring, mobil bisa menggelinding bebas dan menabrak pembatas jalan atau kendaraan lain. Selain itu, pada mobil matik, rem tangan yang blong akan membebani pin parking pawl di dalam transmisi hingga berisiko patah.

Beli Mobil Seken Bebas Masalah Rem & Kaki-Kaki? Serahkan ke Rtech!

Penjual nakal terkadang hanya mengencangkan baut setelan tuas di dalam konsol tengah secara paksa agar rem terasa “keras” saat ditarik pendek. Cara ini menyamarkan masalah kampas rem belakang yang sebenarnya sudah tipis atau aus. Padahal, begitu mobil diberi beban penuh di tanjakan, rem tangan tersebut tetap akan meloloskan putaran roda.

Agar kamu terhindar dari risiko membeli mobil seken dengan sistem pengereman yang rusak, menyerahkan urusan inspeksi kepada ahlinya adalah langkah paling bijak. Tim Rtech – Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.

Kamu juga bisa membaca panduan kami tentang Ciri Kunci dan Tombol Start Engine Mobil Seken Rusak untuk melengkapi wawasan pengujian kelistrikan kendaraan. Tim kami akan membongkar area roda belakang dan menguji kepresisian rem parkir demi memastikan mobil impianmu benar-benar aman saat diparkir!

Written by

Related Posts

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *