Membeli mobil bekas berlayak jalan tinggi membutuhkan ketelitian pada area kolong penggerak roda. Oleh karena itu, calon pembeli jangan hanya terpukau oleh kemulusan bodi luar kendaraan saja. Salah satu komponen pelindung yang memiliki fungsi sangat vital adalah karet boot axle (boot drive shaft). Komponen karet bergelombang ini bertugas membungkus sendi CV Joint agar minyak pelumas (grease) tidak keluar. Namun, jika Anda mengabaikan tanda karet boot axle mobil robek, pelumas as roda akan terbuang habis. Selain itu, pasir dan kotoran jalanan akan merusak sendi putar roda harian.
Faktanya, banyak pemilik mobil awam tidak menyadari adanya keretakan pada karet pelindung ini. Hal tersebut terjadi karena posisinya tersembunyi di balik velg dan piringan rem roda. Saat karet pelindung ini pecah, sendi peluru besi di dalamnya akan bergesekan secara kering. Padahal, kerusakan pada as roda penggerak bisa membuat kendaraan kehilangan tenaga dorong secara mendadak.
Oleh sebab itu, mari kita pelajari cara mendeteksi keausan karet pelindung as roda ini langsung di lokasi. Langkah ini penting agar Anda terhindar dari salah memilih unit mobil seken yang penyakitan.
Gejala Lapangan Mengenai Tanda Karet Boot Axle Mobil Robek
Pembeli mobil seken bisa melacak tanda kerusakan atau keretakan karet pembungkus as roda ini melalui beberapa indikator fisik berikut:
1. Muncul Cipratan Pelumas Gemuk Hitam yang Lengket di Area Kolong dan Roda
Langkah awal yang paling mudah adalah memeriksa kebersihan sisi dalam velg dan rumah roda (fender). Belokkan roda depan ke arah kanan atau kiri mentok, lalu sorotkan lampu senter ke area kolong. Setelah itu, perhatikan dinding dalam spakbor dan komponen suspensi harian.
Waspadalah jika Anda menemukan cipratan pelumas hitam pekat yang lengket menempel di sekeliling area kolong roda. Gaya sentrifugal saat as roda berputar akan melempar keluar seluruh isi gemuk melalui celah robekan karet. Sebab, kebocoran oli pelumas ini menandakan bahwa pelindung internal telah pecah terbuka. Gejala fisik ini menjadi indikator awal yang sangat kuat dari tanda karet boot axle mobil robek.
2. Terdengar Bunyi “Kletak-Kletok” yang Nyaring Saat Mobil Anda Pakai Patah Belok
Langkah berikutnya bisa Anda buktikan dengan menguji performa putaran as roda pada area lapangan parkir yang luas. Jalankan mobil bekas incaran pada kecepatan rendah, lalu putar setir kemudi secara penuh ke satu arah. Selanjutnya, pacu mobil secara melingkar sambil mendengarkan suara mekanikal dari arah kolong.
Waspadalah jika telinga Anda menangkap bunyi ketukan besi “kletak-kletak-kletak” yang nyaring dan berulang dari roda depan. Kemudian, perhatikan apakah bunyi tersebut semakin cepat seiring bertambahnya laju putaran roda kendaraan harian. Kerusakan sendi peluru akibat kehabisan pelumas ini memiliki kemiripan dampak buruk dengan gangguan pada sirkuit utama kabin Anda.
3. Fisik Karet Pembungkus Terlihat Retak Rambut, Robek Parah, atau Kempes Tertekuk
Langkah pelacakan mandiri secara fisik wajib Anda lakukan dengan menunduk langsung ke kolong belakang piringan rem. Amati lipatan-lipatan karet bergelombang yang membungkus batang as roda depan kendaraan harian. Setelah itu, raba permukaan karet menggunakan telapak tangan Anda secara perlahan.
Waspadai jika Anda melihat lipatan karet sudah dipenuhi guratan retak rambut, pecah-pecah kusam, atau robek menganga. Selain itu, perhatikan apakah bentuk karet terlihat kempes pipih akibat kehabisan pelumas gemuk di dalamnya. Kondisi fisik yang rusak ini menjadi bukti otentik bahwa tanda karet boot axle mobil robek sedang terjadi pada unit incaran Anda.
4. Terasa Getaran Tidak Wajar dari Kolong Bawah Saat Anda Menambah Kecepatan
Gejala fisik terakhir bisa Anda rasakan dari kestabilan bodi mobil saat melaju di jalan bebas hambatan. Injak pedal gas secara spontan dari kecepatan sedang untuk merasakan tarikan gaya dorong roda kendaraan. Lalu, rasakan kehalusan penyaluran tenaga mekanis ke arah sasis bodi.
Waspadalah jika Anda merasakan getaran bergelombang yang merambat naik dari lantai kabin menuju bangku supir. Ketiadaan pelumas membuat sendi peluru CV Joint aus dan bergoyang oblak saat menerima beban gaya dorong mesin. Oleh karena itu, Anda wajib memperhitungkan biaya penggantian komponen sebelum sepakat melakukan transaksi.
Risiko Kerusakan Fatal Menunda Penggantian Karet Pelindung As Roda
Jangan pernah mengabaikan karet pelindung CV Joint yang sudah robek atau bocor oli harian. Sebab, membiarkan sendi besi bergesekan secara kering akan membuat bantalan peluru internal aus hancur. Akhirnya, as roda penggerak bisa terlepas dari rumahnya dan membuat mobil mendadak tidak bisa berjalan sama sekali.
Amankan Kondisi Mobil Bekas Incaran Anda Bersama Jasa Inspeksi Rtech
Mendeteksi kerusakan karet pelindung boot axle yang tertutup oleh kotoran lumpur kering membutuhkan kejelian pemeriksaan harian. Oleh karena itu, pembeli awam akan sangat kesulitan melihat keretakan halus tanpa mengangkat bodi mobil di atas dongkrak hidrolik.
Agar Anda terhindar dari jebakan biaya perbaikan kaki-kaki yang membengkak, gunakanlah layanan jasa inspeksi mobil independen yang profesional. Tim inspektor kami akan mengolong ke bawah sasis, memeriksa keutuhan karet pelindung, hingga memverifikasi kesehatan CV Joint lewat pengujian manuver jalan raya.
Mau meminang mobil seken idaman di wilayah Yogyakarta tapi cemas dengan kondisi as roda penggeraknya? Anda bisa langsung menghubungi Rtech – Jasa Inspeksi Mobil untuk mendapatkan bantuan pemeriksaan unit secara total dan transparan. Tim Rtech siap meluncur mengecek unit ke area kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo!





0 Comments