Pemeriksaan sistem keselamatan pasif merupakan langkah vital yang tidak boleh diabaikan saat menginspeksi mobil bekas. Sabuk pengaman (seatbelt) adalah garda terdepan untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari risiko terlempar saat terjadi benturan keras. Komponen ini bekerja menggunakan mekanisme pengunci pretensioner dan gulungan pegas (retractor) otomatis.
Namun, akibat tumpukan debu di dalam gulungan, ausnya mekanisme pengunci, atau bekas terendam banjir, kerja seatbelt bisa terganggu. Akibatnya, sabuk pengaman tidak mampu melindungi penumpang secara optimal saat situasi darurat.
Inspektor mengecek daya kunci retractor dan kebersihan sabuk pengaman untuk melacak tanda sabuk pengaman (seatbelt) mobil bekas bermasalah.
Indikasi Utama Tanda Sabuk Pengaman (Seatbelt) Mobil Bekas Bermasalah
Kamu bisa menguji fungsi sabuk pengaman pada mobil seken ini dengan cukup mudah. Selain itu, kamu dapat mencermati beberapa tanda fisik dan respons mekanis berikut:
1. Tali Sabuk Macet, Tersangkut, atau Tidak Mau Membalik Menggulung
Pertama, tarik tali sabuk pengaman secara perlahan hingga memanjang penuh, lalu lepaskan. Jika sabuk terasa sangat berat saat ditarik, tersangkut di tengah jalan, atau justru loyo dan tidak mau tergulung kembali secara otomatis (retract failure), pegas gulungan di dalam pilar bodi sudah lemah atau kotor. Oleh sebab itu, tali sabuk terlipat di dalam selongsongnya.
2. Sabuk Tidak Mau Mengunci Muka Pas Dihentak Mendadak
Selanjutnya, tarik tali sabuk dengan sentakan cepat dan kuat ke depan. Pada sistem yang sehat, mekanisme inertia reel akan langsung mengunci pergerakan tali secara mendadak. Apabila sabuk tetap meluncur bebas tanpa ada efek mengunci sama sekali saat dihentak, pengunci keselamatan di dalam retractor sudah rusak atau pernah terpicu akibat kecelakaan lalu diakali.
3. Tali Sabuk Berjamur, Noda Air, dan Pengunci Gancu (Buckle) Sering Lepas
Di samping itu, perhatikan permukaan kain sabuk (webbing) serta lubang pengunci (buckle). Sabuk yang memiliki noda garis air atau berjamur mengindikasikan mobil pernah terendam banjir. Selain itu, jika besi gancu tidak bisa terkunci rapat atau mudah terlepas saat tombol merah tidak ditekan, pegas di dalam buckle sudah patah.
Pemeriksaan mekanis pengunci otomatis dan kebersihan webbing kain yang menjadi tanda sabuk pengaman (seatbelt) mobil bekas bermasalah.
Bahaya Mengabaikan Sabuk Pengaman yang Bermasalah
Membiarkan masalah pada seatbelt sangat membahayakan keselamatan jiwa kamu dan penumpang. Sebab, sabuk yang gagal mengunci tidak akan mampu menahan tubuh saat pengereman mendadak atau benturan keras. Selain itu, pada mobil modern, kerusakan mekanisme seatbelt pretensioner dapat membuat sistem airbag gagal mengembang atau memicu lampu indikator airbag di dasbor terus menyala.
Beli Mobil Seken Bebas Masalah Keselamatan? Serahkan ke Rtech!
Penjual nakal terkadang hanya menarik sabuk perlahan agar terlihat normal saat dipasang di badan. Cara ini menyamarkan fakta bahwa sistem pengunci daruratnya (emergency locking retractor) sebenarnya sudah jebol akibat bekas tabrakan.
Agar kamu terhindar dari risiko membeli mobil bekas dengan fitur keselamatan yang mati, menyerahkan urusan inspeksi kepada ahlinya adalah pilihan paling bijak. Tim Rtech – Jasa Inspeksi Mobil siap meluncur ke lokasi seller di wilayah Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.
Kamu juga bisa membaca artikel kami tentang Ciri Spion Elektrik Mobil Seken Rusak untuk melengkapi wawasan kelengkapan fitur kendaraan. Tim kami akan menguji seluruh fungsi mekanisme keselamatan demi memastikan mobil impianmu benar-benar aman dilindungi!





0 Comments