Lagi mengincar mobil bekas idaman untuk perjalanan jauh atau penggunaan harian? Selain memantau kehalusan suara mesin dan keutuhan bodi, sistem pendinginan mesin (cooling system) wajib banget kamu periksa. Salah satu komponen krusial yang bertugas menyedot udara dingin menembus sirip radiator adalah kipas radiator (motor fan).
Motor fan bekerja membuang panas cairan radiator saat mobil berhenti atau merayap di jalanan macet. Kalau motor fan ini mati atau putarannya lemah, mesin mobil bisa dengan cepat mengalami kepanasan ekstrem (overheat).
3 Ciri Gampang Mengenali Motor Fan Radiator Mati
Kamu tidak perlu membongkar kelistrikan di lokasi penjual untuk mengetahui kerusakan ini. Saat menyalakan mesin dan melakukan pengujian jalan (test drive), coba cermati beberapa gejala simpel berikut:
1. AC Mendadak Keluar Angin Panas Saat Mobil Berhenti / Macet
Tanda paling awal yang gampang dirasakan adalah perubahan suhu AC. Saat mobil melaju kencang, AC terasa dingin nyess. Tapi begitu kamu berhenti di lampu merah atau terjebak kemacetan, hembusan AC mendadak berubah jadi angin hangat/sumuk. Ini terjadi karena kondensor AC di depan radiator tidak mendapatkan tiupan udara dingin dari motor fan.
2. Jarum / Indikator Suhu Mesin Melambung Naik Saat Diam
Perhatikan panel instrumen di balik setir. Kalau jarum suhu mesin (temperature gauge) merambat naik mendekati garis merah H (Hot) saat mobil dalam posisi idle, atau lampu indikator temperatur berwarna merah mendadak menyala saat berhenti, itu tanda pasti sirkulasi udara radiator terhenti akibat motor fan tidak berputar.
3. Kipas Radiator Sama Sekali Tidak Berputar Walau Mesin Sudah Panas
Coba buka kap mesin dalam keadaan mesin menyala dan AC diaktifkan. Biarkan mesin bekerja beberapa saat hingga mencapai suhu kerja optimal. Kalau kipas di belakang radiator tetap diam kaku (tidak berputar sama sekali) atau hanya berputar sangat pelan dan tersendat, fix dinamo motor fan sudah mati atau sikat karbonnya (carbon brush) habis.
Bahayanya Kalau Diabaikan
Membiarkan mobil berjalan dengan kondisi motor fan radiator mati sangat berbahaya. Suhu mesin yang melonjak tinggi (overheat) bisa membuat kepala silinder (cylinder head) melengkung, oli bercampur air radiator, hingga mesin terkunci (piston macet) yang memakan biaya perbaikan turun mesin hingga puluhan juta rupiah.
Mau Beli Mobil Seken Bebas Masalah Overheat? Rtech Solusinya!
Penjual nakal terkadang menyamarkan masalah motor fan dengan mematikan AC saat dites atau membiarkan kap mesin terbuka biar hawa panas agak terbuang. Pembeli awam bisa gampang terkecoh jika tidak menguji ketahanan suhu mesin saat kondisi mobil berhenti cukup lama.
Biar kamu tidak tertipu dan terhindar dari bahaya mogok akibat overheat pascabeli, serahkan ke ahlinya. Tim Rtech – Jasa Inspeksi Mobil siap datang langsung ke lokasi seller di area Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Klaten, Purworejo, hingga Solo.
Kami bakal mengecek otomatisasi putaran kipas radiator, memindai suhu mesin via komputer OBD2 scanner, dan memastikan sistem pendinginan mobil bekas incaranmu benar-benar aman 100%!





0 Comments